Penghargaan Pengelolaan Sampah 2026 yang diraih Gubernur Ahmad Luthfi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menangani persoalan lingkungan. Tantangan pengelolaan 6,36 juta ton sampah per tahun membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan perubahan perilaku masyarakat secara berkelanjutan.

Pemprov Jawa Tengah menegaskan bahwa program Jateng ASRI bukan sekadar slogan, melainkan gerakan nyata untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang modern, berbasis teknologi, dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan. Dengan langkah terstruktur dan dukungan semua pihak, target pengurangan dan pengolahan sampah di Jawa Tengah diharapkan dapat tercapai secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan.

Gubernur Ahmad Luthfi pun berharap penghargaan ini menjadi pemicu semangat bagi seluruh kepala daerah di Jawa Tengah untuk terus berinovasi dalam pengelolaan sampah demi mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi masyarakat.